Selasa, 20 Oktober 2015
Senin, 19 Oktober 2015
Duta Wisata Cacak & Yuk Lumajang Road To Selection 2015
Salam Budaya dan Salam Pariwisata!.
Pada tahun ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang kembali menggelar acara tahunan Pemilihan Duta Wisata Cacak & Yuk Lumajang 2015. Berbagai persiapan penyelenggaraan telah rampung dan tinggal menunggu waktu dimulainya pendaftaran. Kamukah The Next Cacak dan Yuk Lumajang?. atau kamukah pemuda pilihan Kabupaten Lumajang yang akan mengemban tugas selama setahun kedepan?.
Pemilihan duta wisata bukanlah ajang untuk mencari popularitas, tetapi merupakan ajang untuk menjadi seseorang yang memiliki komitmen, mampu berkorban dan bertanggung jawab dengan tugas-tugas yang nanti akan diemban selama setahun kedepan. Tugas utama jelas mempromosikan kabupaten Lumajang, dan menjadi ikon Pariwisata, Seni, dan Budaya di Tanah Aryawiraraja ini. Sebagai seorang duta wisata sudah tentu wajib memahami dan mengenal dengan baik Lumajang.
Seorang Duta Wisata juga membutuhkan suatu bentuk kepribadian baik yang dibutuhkan untuk bersosialisasi dengan masyarakat luas. Beberapa kepribadian yang diperlukan sebagai seorang Duta Wisata di antaranya:
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan akan membuat orang lain merasa aman dan dihargai. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, mencari-cari alasan, atau memutar-balikkan fakta.
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Bagaikan sebatang padi semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.
Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban, dan tidak suka berkhianat.
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan, kalau dia merasa kecewa atau sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapa pun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apa pun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan sesesorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya, dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia, tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik, dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Sudah siapkah dirimu menjadi Duta Wisata dan bergabung bersama kami di Keluarga besar Paguyuban Cacak & Yuk Lumajang?. Siapkan dirimu, tunjukan bakatmu, dan jadilah yang terbaik!. Buktikan bahwa kamu layak menjadi Duta Wisata Cacak & Yuk Lumajang 2015
COMING SOON........WAIT AND SEE.....
Kamis, 15 Oktober 2015
Kamu Harus Tau: Filosofi Tari Topeng Kaliwungu
Tari Topeng Kaliwungu khas Lumajang, keberadaannya jarang diketahui oleh masyarakat Lumajang. Jangankan untuk penampilannya sebagai tari topeng khas Lumajang, nama tari topeng khas Kaliwungu yang merupakan tarian asli dari Lumajang pun tidak banyak di ketahui oleh masyarakat Lumajang pada umumnya.
Tarian Topeng Kaliwungu yang muncul puluhan tahun yang lalu merupakan adopsi dari tari Topeng Getak Madura. Walaupun di adopsi dari tari khas Madura, Alm. Senemo sang Maestro tari topeng Kaliwungu mengkreasikan dengan kebudayaan local Lumajang.
Gerakan Tarian ini menggambaran perpindahan Arya Wiraraja raja Lumajang dari Sumenep ke Lamajang, Gerakan yang tegas khas madura kemudian juga ada gerakan-gerakan yang lembut khas jawa dengan diiringi music kenong telok . Di Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh inilah yang nota bene sebagian besar tinggal suku Madura, seni Tari Topeng Khas Kaliwungu masih dipertahankan dan dilestarikan hingga saat ini.
Mbah Nemo semasa masih hidup menceritakan filosofi dari tari Topeng Kaliwungu ini," Sejahat-jahatnya manusia pasti dia punya sisi kelembutan dan kebaikan”, itu merupakan nilai filosofi yang ada pada Tari Topeng Kaliwungu .
Ini Lumajang punya, Kenali, cintai dan mari kita pertahankan dan kita lestarikan, Jika bukan kita siapa lagi. Salam.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




